Rabu, 03 Oktober 2012

AC Milan Puncaki Grup C Liga Champion berkat Gol Bunuh Diri Tomás Hubocan

Klub asal negeri Pizza AC Milan  berhasil mencuri tiga poin usai menaklukkan tuan rumah Zenit St Petesburg dengan skor 3-2 di pertandingan kedua putaran grup Liga Champions yang berlangsung di Stadion Petrovskij, Rabu (3/10) malam WIB.

Gol penentu kemenangan tim tamu justru terjadi karena bunuh diri yang dilakukan Tomás Hubocan pada menit ke-75. Zenit terpaksa belum bisa mengumpulkan satu poin pun di putaran grup ini.

Berkat kemenangan ini, AC Milan berhak menguasai klasemen sementara Grup C dengan mengumpulkan empat poin. Pertandingan Anderlecht kontra Malaga baru akan berlangsung setelah berita ini diturunkan.

Bojan Krkic mendapat kepercayaan dari pelatih Massimiliano Allegri untuk tampil sebagai starter dalam pertandingan ini. Ia berpasangan dengan Stephan El Shaarawy di sektor depan.

Sementara itu, di kubu lawan, Alex Witsel, pemain baru seharga €40 juta dimainkan sebagai starter. Demikian pula striker Brasil yang sebelumnya bermain untuk FC Porto, Hulk.

Babak Pertama

AC Milan tampil menyerang sejak kick-off babak pertama. Kerjasama Bojan dan Luca Antonini menghasilkan umpan kepada Boateng. Sayang, tendangan pemain asal Ghana itu masih melambung di atas mistar gawang Zenit. Dua menit berselang, Bojan memiliki sebuah peluang bagus, namun ia sudah terjebak dalam posisi off-side.

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang pada menit ke-12. Viktor Faizulin mendapat kartu kuning setelah melanggar Urby Emanuelson dengan cukup keras. Tendangan bebas Emanuelson sempat membentur Roman Shirokov sehingga kiper Zenit Vyacheslav Malafeev sudah salah arah alias terkecoh.

Rossoneri hanya butuh waktu menit untuk kembali unggul. Kali ini lewat aksi Stephan El Shaarawy, yang menggiring bola ke dalam kotak penalti dengan melewati tiga pemain bertahan sekaligus. Tendangan kerasnya tidak mampu dihalau Malafeev.

Di pertengahan babak pertama ini, Zenit nyaris memperkecil ketertinggalan. Kerjasama Tomas Hubocan dan Alexander Anyukov mampu berbuah umpan kepada Aleksandr Kerzhakov, sayang tendangan pemain yang terakhir masih melenceng dari gawang Christian Abbiati. Pada menit ke-34, Hulk memiliki peluang bagus. Setelah mampu melewati Ignazio Abate, namun tendangannya justru masih mampu diamankan Abbiati.

Dua menit berselang, Abbiati kembali melakukan penyelamatan gemilang, bahkan dua sekaligus secara beruntun. Pertama, memblok usaha tendangan Hulk, dan kedua, menghalau tandukan Shirokov yang berawal dari sepak pojok.

Tuan rumah akhirnya bisa mencuri gol saat pertandingan babak pertama sudah memasuki tambahan waktu. Hulk sukses memanfaatkan umpan Faizulin, tanpa bisa diantisipasi Abbiati. Gol menandai berakhir babak pertama dengan keunggulan tim tamu 2-1.

Babak Kedua

Zenut langsung menggebrak di awal babak kedua. Shirokov berhasil menyamakan kedudukan untuk tuan rumah pada menit ke-49 setelah memanfaatkan umpan Hulk dari tendangan sudut.

Lima menit berselang, Hulk tampak terjatuh di kotak penalti Ac Milan setelah berduel dengan Abate, namun wasit F. Brych‎ tidak mengangap itu sebagai pelanggaran. Sebelum terjadinya peluag ini, Allegri menarik keluar Bojan dan memasukkan Giampaolo Pazzini.

Pada menit ke-64, Allegri juga menarik keluar Emanuelson dan memasukkan Antonio Nocerino untuk menambah daya serang tim. Satu menit kemudian, peluang didapat kubu tim tamu. AC Milan mendapat tendangan bebas setelah Boateng dijatuhkan Domenico Criscito. Tendangan bebas dilakukan Ricardo Montolivo, yang kemudian mampu disambar dengan sundulan Boateng, namun usaha itu masih mampu digagalkan barisan pertahanan lawan.

Kecerobohan dilakukan Hubocan pada menit ke-75. Berawal dari umpan Montolivo kepada Pazzini, bola justru mengenai kaki Hubocan dan mengalir deras ke dalam gawang tanpa bisa diantisipasi Malafeev. Gol bunuh diri ini memberikan keuntungan untuk AC Milan.

Tertinggal, Zenit berusaha bangkit. Jelang tujuh menit akan memasuki masa tambahan waktu, Hulk melakukan pergerakan di sisi kiri lapangan, namun masih bisa dihentikan Abate. Abbiati kemudian melakukan penyelamatan gemilang terhadap usaha Anyukov yang mampu menerima umpan dari sepak pojok.

Dalam posisi unggul, AC Milan berusaha mengatur tempo permainan dengan lebih banyak menguasai bola. Saat pertandingan akan berakhir, Abbiati berhasil mengamankan gawangnya dari situasi bola mati. Tim tamu akhirnya mampu menyegel kemenangan perdana di putaran grup Liga Champions musim ini.

1 komentar:

Like Ya sahabat... Jangan Lupa juga Isi Buku Tamunya, Biar aku Bisa Berkunjung Balik :) makasih......

×